Setelah Removal URLs Kenapa Muncul Error 404?

Removal URLs
Beberapa hari yang lalu saya beres-beres arsip blog dengan menghapus artikel-artikel yang saya anggap bisa membahayakan keberadaan blog diantaranya beberapa postingan software full version.

Tentu saja saya tidak serta merta menghapus begitu saja postingan-postingan tersebut, namun diikuti dengan permintaan Removal URLs di webmaster tool. Akhirnya pekerjaan permintaan Removal URLs di webmaster pun selesai.

Ternyata tidak terasa saya sudah menghapus lumayan banyak URL dari blog ini. Dengan jumlah ratusan postingan lumayan pegel juga menghapusnya. 

Namun yang perlu diingat bahwa ketika kita melakukan Removal URLs di webmaster tool, pekerjaan kita sudah beres sampai di situ. Sudah hampir dipastikan setelah Removal URLs maka beberapa hari berikutnya pasti akan muncul error 404 di webmaster tool. 

Pasti akan muncul pertanyaan "Kenapa muncul error 404, padahal saya sudah melakukan Removal URLs di webmaster tool?" 

Ternyata ada beberapa faktor yang kemudian menyebabkan error 404 pada url yang telah kita hapus dengan Removal URLs. Di antaranya url tersebut masih berhubungan dengan url lainnya baik di halaman blog kita sendiri maupun blog orang lain (biasanya url yang dijadikan sebagai sumber bacaan), atau mungkin masih terindex di sitemaps blog kita.

Tentunya ini akan menjadi pekerjaan tambahan yang harus dilakukan jika kita ingin benar-benar menghapus url-url tersebut bersih dari search reasult. 

Pertama kita harus memperbaiki sitemap blog kita di webmaster tool dengan melakukan resubmit atau submit ulang sitemap blog kita, sehingga sitemap yang terindex benar-benar url yang ada di blog kita.

Kedua kita harus melakukan Removal URLs ulang untuk url-url yang muncul di Crawl Error (error 404) agar url-url tersebut tidak muncul lagi di search reasult. Namun kadang-kadang ada beberapa url yang bandel yang kemudian muncul lagi berulang-ulang sekalipun kita lakukan removal urls. Jika kita benar-benar yakin bahwa url tersebut adalah url yang telah kita hapus, jalan terakhir yang dilakukan akhirnya url tersebut dicekal saja dengan robots.txt.

Setidaknya itu yang saya lakukan setelah menghapus beberapa postingan blog yang diikuti dengan permintaan Removal URLs di webmaster tool. 

Pada intinya di sini saya anjurkan untuk selalu memonitor webmaster tool ketika kita menghapus postingan blog. Walaupun kita telah melakukan Removal URLs, tapi bisa dipastikan akan muncul error 404 yang memerlukan pekerjaan lanjutan untuk Removal URLs kembali untuk url yang menyebabkan error 404 tersebut. 

Itulah resiko menghapus postingan blog yang saya alami. Jika ada trik jitu untuk mengatasinya, saya berharap Anda mau berbagi dengan saya yang tentunya bisa berguna juga bagi pembaca lainnya.

You Might Also Like:

How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments