Yang Punya Rumah Dan Tamunya

Ibarat di kehidupan nyata, blog kita adalah rumah kita dan pengunjung blog adalah tamu rumah kita. Kadang tamu itu ada yang diundang, ada juga yang tidak diundang. Yang tentunya ini mempunyai norma-norma kehidupan nyata maupun kehidupan maya (bukan kehidupan neng Maya hehehe... ). Salah satunya dalam hal kesopanan atau sopan santun. Baik itu kesopanan dalam hal menerima tamu ataupun kesopanan dalam bertamu.

Bertamu

Tentunya kedua belah pihak mempunyai kepribadian yang berbeda, baik tuan rumah ataupun tamu. Ada yang tahu sopan dan ada juga yang tidak tahu sopan... Namun ketika kedua belah pihak mempunyai kepentingan yang sama, maka hendaknya persepsi beretika ini haruslah sama. Artinya kedua belah pihak harus memiliki etika, yang punya rumah harus tahu kesopanan menerima tamu dan yang bertamu juga begitu harus tahu juga kesopanan dalam bertamu.

Ketika kita aplikasikan di kehidupan maya dalam hal ini blogging. Hal yang sama hendaknya diberlakukan juga. Sebagai tuan ruman, tentunya admin akan menyajikan hal-hal yang bisa dibaginya. Ada yang membaginya secara gratis, namun ada juga yang harus berbayar. Kalo suka yang silahkan baca atau beli kalo ga suka ya...jangan baca atau jangan beli. Begitu juga pengunjung atau tamu blog, bila ada hal-hal yang disukai silahkan baca, kalo mau diambil silahkan minta izin agar tidak diteriaki maliiinngg!!! hehehehe.... Setidaknya Anda meninggalkan jejak dengan cara berkomentar yang tentunya harus santun juga.

Jika ada hal yang tidak disukai atau salah menurut kita, hendaknya jangan dibaca atau mungkin kita memberi koreksi atas kesalahan yang ada. Atau mungkin sebaiknya Anda tutup saja halamannya dan segera pergi. Jangan malah memaki-maki yang punya rumah, ya otomatis Anda akan diusir... dalam hal ini komentar Anda akan dijadikan komentar spam. Bagaimana tidak diusir, udah dikasih gratis...ehh..malah maki-maki di rumah orang hehehe.... 

Semoga dari ilustrasi di atas, kita dapat mengambil hikmahnya agar kegiatan blogging ini memberikan mafaat bagi kehidupan kita baik materi maupun non-materi. Saya berharap kita semua menjadi blogger yang baik dan beretika. Saya pribadi tidak merasa telah menjadi blogger yang baik, saya masih belajar untuk menjadi baik. Tidak ada salahnya kita belajar untuk menjadi baik kan...?

Bila dalam postingan ini ada yang salah, mohon dikoreksi. Bila ada yang tidak berkenan mohon dimaafkan, dan bila ada yang kurang mohon ditambahkan hehehe... Dengan senang hati saya akan menerima semua masukan Anda.

Postingan ini terinspirasi dari postingan Uda Awak yang saya baca tadi pagi. Semoga dapat dimengerti dan bermanfaat...

You Might Also Like:

How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Hide Parser
Disqus Comments